Melihat Kemewahan Nusantara Dalam Kebaya Peranakan Bersama Bakmi Mewah

Kemewahan nusantara dan keunikan Indonesia tak hanya berupa tempat wisata yang indah dan bangunan-bangunan megah. Rangkaian rancangan kebaya pun juga merepresentasikan indahnya Indonesia.

Setelah membaca tulisan Ria Pentasari dalam buku Chic in Kebaya, saya baru mengetahui bahwa sebenarnya kebaya bukanlah produk asli Indonesia. Kebaya merupakan warisan dari bangsa Arab, Tiongkok, dan Portugis. Kata kebaya sendiri secara etimologi dianggap berasal dari bahasa Arab “kaba”, yang berarti pakaian.

Pada abad ke-15 Masehi, kebaya mulai menjadi pakaian khas perempuan Indonesia, terutama perempuan Jawa. Busana ini terdiri atas baju atasan yang dipadu dengan kain.

Pada pertengahan abad ke-18, muncullah model kebaya Encim, yaitu kebaya yang dikenakan perempuan peranakan Tionghoa di Indonesia, dan kebaya Putu Baru, busana bergaya tunik pendek dengan motif cantik berwarna-warni. Hingga akhirnya, pada abad ke-19, kebaya dikenakan oleh semua kelas sosial. Bahkan kebaya sempat menjadi busana wajib bagi perempuan Belanda yang hijrah ke Indonesia.

Melihat fenomena tersebut, Presiden RI pertama, Ir. Soekarno menetapkan kebaya sebagai busana nasional pada era 1940-an. Sejak saat itu, kebaya menjadi salah satu kemewahan nusantara dan busana tradisional perempuan Indonesia, serta menjadi lambang emansipasi.

Semangat emansipasi itu yang menginisiasi Perhimpunan Kebayaku untuk mengadakan acara bertajuk “Launching Kebaya Peranakan Untuk Indonesia” pada hari Senin, tanggal 25 April 2016 yang bertempat di The Maestro, Plaza Indonesia, Jakarta. Event yang sekaligus merayakan Hari Kartini itu membawa misi menumbuhkan kecintaan terhadap kebaya sebagai jati diri perempuan Indonesia sehingga tetap hidup dan menjadi kebanggaan perempuan Indonesia.

IMG_9484
e-Poster Launching Kebaya Peranakan Himpunan Kebayaku

Bakmi Mewah, sebuah produk mie cepat saji terbaru yang inovatif dari PT Mayora Indah Tbk. mendukung penuh acara ini. Alasannya tak lain, karena cita-cita Perhimpunan Kebayaku sejalan dengan misi Bakmi Mewah yang ingin mengangkat kemewahan nusantara.

IMG_9518
Event Seru yang Mengusung Kemewahan Nusantara

Dalam acara tersebut, Ibu Mien. R Uno menjadi salah satu pembicara. Pendiri Lembaga Pendidikan Duta Bangsa itu memang aktif sebagai pembicara dan pengajar nilai-nilai etika dan pengembangan diri. Beliau pun sangat fasih menjelaskan tentang sejarah dan tata cara mengenakan kebaya.

IMG_9537
Ibu Mien Uno Memberi Penjelasan

Saat melihat Ibu Mien Uno, saya merasakan ada kedekatan emosional. Padahal sama sekali tidak ada ikatan keluarga. Mungkin karena ibu dari pengusaha muda yang juga calon Gubernur DKI untuk pilkada 2017-2022, Bapak Sandiaga Uno, punya keanggunan dan sikap keibuan yang level-nya sangat tinggi. Sehingga tiap melihat Ibu Mien Uno, bawaannya ingin berlari mendekati beliau, lalu memeluk sambil bilang, “NENEEEEK!!”

IMG_9545

Dalam paparannya di acara Launching Kebaya Peranakan, Ibu Mien Uno berkata, “Kalau pakai kebaya itu aksesorisnya jangan berlebihan kayak Pohon Natal.” Touche. Mengingat banyak perempuan dan ibu-ibu yang sekarang ini terlalu lebay dalam mengenakan kebaya. Mereka melupakan esensi bahwa dalam mengenakan kebaya, ada prinsip 3S yang harus diingat, yaitu Sederhana, Serasi, dan Sopan.

Sambil menyimak presentasi tentang jenis-jenis kebaya yang juga disampaikan oleh Ibu Mien R. Uno, untuk pertama kalinya saya mencicipi Bakmi Mewah. Kemasannya yang elegan ternyata berbanding lurus dengan rasanya. Sebagai tukang makan, saya berani mengatakan bahwa Bakmi Mewah adalah bakmi siap saji terlezat yang pernah saya rasakan. Dengan taburan daging ayam dan jamur asli, Bakmi Mewah memang mengantarkan penikmatnya menuju kemewahan nusantara.

IMG_9536
Bakmi Mewah Dan Le Minerale. Makan Siang yang Jadi Ada Manis-Manisnya

Bakmi Mewah adalah bakmi cepat saji pertama di Indonesia yang dibekali dengan potongan daging dan jamur asli yang segar, tanpa bahan pengawet serta MSG buatan. Karena diproses menggunakan teknologi pemanasan steril dari Jepang, sehingga Bakmi Mewah memang benar-benar mewah, terbaik, dan istimewa.

IMG_9535
Launching Website Himpunan Kebayaku

Dalam acara tersebut , Perhimpunan Kebayaku juga merilis website resmi mereka di http://www.perhimpunankebayaku.com. Laman resmi tersebut berisi hasil riset bertahun-tahun baik di dalam dan luar negeri, wawancara dengan berbagai narasumber, baik itu ahli sejarah maupun pakar budaya, tentang kebaya sebagai kemewahan nusantara, mulai dari pengetahuan tentang asal-usul kebaya, sejarah kelahirannya, serta aneka varian kebaya – yang muncul akibat pengaruh budaya di setiap daerah.

Tak ketinggalan, mereka juga mendokumentasikan “kisah” kebaya dalam bentuk buku yang berjudul “Kebaya Negeriku” yang akan segera terbit dalam waktu dekat.

Sayangnya, siang itu saya harus segera kembali ke kantor sehingga tidak bisa menyelesaikan acara hingga tuntas.

Kesimpulan dari tulisan ini adalah jika kebaya berasal dari kata “kaba” yang berarti pakaian, apakah berarti kebaya juga bisa digunakan oleh laki-laki agar Kaum Adam bisa menjadi bagian dari kemewahan nusantara? Entahlah. Just forget it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s