Indomie Ulang Tahun Ke-40 : Selera Itu Masalah Keyakinan

Indomie ulang tahun ke-40? Emang iye, emang begitu! Ternyata sudah hampir setengah abad umur mie instan yang gue anggap jadi makanan penggoda nomor wahid sejagad raya. Dengan Indomie ulang tahun ke-40, gue merasa semakin tua. Ya, karena sejak kecil gue sudah jadi pemakan Indomie.

Indomie_goreng

Sebagai orang Indonesia, gue sangat bangga menjadi salah seorang penikmati sejati Indomie. Sebab Indomie adalah salah satu perusahaan makanan cepat saji paling sukses di Indonesia. Selama 40 tahun, produknya sudah dipasarkan ke seluruh belahan dunia, mulai dari Asia, Amerika Serikat, Australia, Eropa, hingga jadi salah satu makanan wajib di benua Afrika.

Indomie_di_nigeria

Omong-omong Indomie ulang tahun ke-40, waktu kecil gue sempat berkeyakinan kalo bait dari jingle Indomie adalah bagian dari sebuah lagu nasional. Yang mana? Ini nih:

“Dari Sabang sampai Merauke. Dari Timor Sampai ke Talaud
Indonesia Tanah airku. Indomie Seleraku

Liriknya menggambarkan paripurnanya sebuah negara bernama Indonesia yang kemudian disempurnakan dengan visualisasi betapa menawannya kebudayaan Indonesia dan betapa banyaknya tempat-tempat indah di Indonesia yang harus dikunjungi.

Ini nih TVC Indomie yang selalu gue liat waktu jaman SD.

Akhirnya gue sadar kalo lagu berjudul “Indomie Seleraku” itu adalah sebuah jingle dari produk mie instan produksi PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. bernama Indomie. Dan jingle itu yang mewarnai masa kecil gue saat menonton tayangan televisi.

Kecintaan pada lirik itu mungkin yang akhirnya membuat gue jatuh cinta pada Indomie. Kira-kira sejak kelas 2 SD, gue sudah menjadi penikmat setia Indomie. Meskipun dibatasi hanya seminggu sekali, tetap saja sangat sulit berhenti menikmati Indomie.

Selain cinta dengan Indomie ulang ke-40, gue sangat mengagumi jingle Indomie sebagai salah satu komposisi musik yang cantik, harmonis, dan manis. Wajar saja, jingle Indomie itu adalah hasil karya seorang konselor dan instruktur musik (gitar, biola, dan keyboard) ternama Indonesia, A.Riyanto (Almarhum). Keharmonisan melodi dan isi dari lirik lagu jingle Indomie itu memang cukup menyita perhatian gue. Wajar aja kalo gue sampai berpikir kalo jingle itu adalah salah satu dari lagu wajib nasional.

Aloysius-riyanto

Sempat gue benci banget dengan tim kampanye SBY-Boediono beberapa tahun lalu yang seenaknya mengubah syair lagu “Indomie Seleraku” itu untuk jadi bagian dari kampanye mereka. Walau katanya mereka sudah meminta izin kepada keluarga A. Riyanto, tetap saja merusak “keagungan” jingle yang menurut gue sudah jadi ikon iklan terkeren sepanjang masa.

Tapi ya sudahlah. Dalam rangka Indomie ulang tahun ke-40 ini, gue pengen mengungkapkan rasa terima kasih kepada Indomie karena sudah menginspirasi dunia kuliner sekaligus mewarnai khazanah per-jingle-an di Indonesia.

Paling utama, gue ingin berterima kasih kepada Bapak Sudono Salim yang mempunyai nama asli Liem Sioe Liong (RIP) sebagai tokoh sentral di balik kemunculan produk sensasional Indomie. Berkat taktik dagang beliau yang mengatakan bahwa bisnis tidak boleh atas dasar uang, tapi harus atas dasar barang, maka Indomie berhasil menjadi merek makanan instan terpopuler selama 40 tahun, bahkan menurut gue akan populer sepanjang masa. Sebab dengan jadi bagian dari budaya makan orang Indonesia, Indomie sudah tak perlu bersusah payah untuk mempersuasi masyarakat menikmati kelezatannya.

Selain itu, cara paling nyata untuk berterima kasih kepada Indomie adalah dengan berkarya dengan kemampuan yang gue punya. Salah satunya bikin foto keren dengan Indomie atau nyanyi-nyanyi bersuka cita dengan jingle Indomie yang ikonik itu sambil direkam dengan video.

Lalu diapakan foto dan video itu? Di era digital ini, rasanya gak mungkin lagi dimasukkan ke amplop dan dikirim via PO BOX, langsung aja di-upload dan ditayangkan ke khalayak ramai.

Kebetulan Indomie ulang tahun ke-40 ini memfasilitasi para penikmat setianya untuk meng-upload foto bersama Indomie atau bikin video cover jingle Indomie lalu di-upload di aplikasi Indomie 40 Tahun yang ada di Facebook Fanpage Indomie.

Indomie_ulang_tahun_ke_40

Ternyata oh ternyata, gue baru tahu dari blog temen gue, Aulia Naratama, bahwa ada hadiah-hadiah seru seperti 10 Samsung Galaxy S III dan ratusan paket istimewa dari Indomie untuk pengirim foto dan video terkeren dan terkreatif. Tak disangka, Indomie masih sempat-sempatnya kasih hadiah. Padahal kan harusnya rakyat Indonesia yang memberikan hadiah dalam rangka Indomie ulang tahun ke-40.

Last but not least, apapun yang akan Indomie suguhkan di masa depan, gue tetap akan jadi penikmat setianya. Mungkin ada ribuan alasan untuk menjauhi Indomie, tapi hanya ada satu alasan untuk mencintai Indomie.

Sumber gambar:
1. Indomie Goreng
2. Indomie di Nigeria
3. A. Riyanto
4. Indomie 40 Tahun

2 thoughts on “Indomie Ulang Tahun Ke-40 : Selera Itu Masalah Keyakinan

    1. Indomie goreng memang juara se-dunia!
      Di rumah saya pun, selalu sedia Indomie sampai dua kardus tiap bulan. Badannya besar-besar sih jadi porsi makannya juga banyak. :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s