Seberapa Sering Kita Memeluk Ibu?

Hug_from_mom_flickr_2479160187_bcbe4e6756

Masihkah kita memeluk ibu? Seberapa sering kita memeluk ibu? Ingatkah kapan terakhir kali memeluk ibu? Pertanyaan-pertanyaan itu mungkin terlupakan atau bahkan diacuhkan dalam kehidupan keseharian kita.

Memeluk adalah sebuah tindakan sederhana yang memperlihatkan kasih sayang. Pelukan merupakan bahasa tubuh yang maknanya jauh melebihi kata-kata dan komunikasi nonverbal lainnya. Tapi mengapa kita lupa memeluk ibu dan mengucapkan terima kasih untuk semua yang telah ia lakukan?

Pelukan dan kasih sayang sangat penting dalam sebuah hubungan. Dalam hubungan dengan orang tua, memeluk bisa membantu menjembatani kesenjangan yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan memeluk membuat anak dan orang tua saling terhubung secara emosional satu sama lain dan membantu melepaskan stres.

Perasaan cinta akan selalu tumbuh bila selalu melakukan kontak fisik dengan pelukan. Pelukan membuat masing-masing pribadi merasa nyaman dan membawa perasaan bahagia. Orang yang dipeluk, ataupun memeluk, merasakan adanya kekuatan cinta yang mengelilingi mereka.

Harus diakui kita sering alpa akan peran serta ibu dalam kehidupan. Terkadang kita harus diiingatkan bahwa peran serta orang tua, terutama ibu tidak boleh luput dari perhatian. Sebab ibu berperan sangat penting dalam pembentukan kepribadian. Ibu merupakan sosok utama dan menjadi kunci pembaruan generasi sekaligus penanam nilai-nilai moral serta kultural pada anak-anak mereka.

Memeluk ibu merupakan sebuah klaim bahwa penghormatan atas bakti para ibu di Indonesia semestinya tidak sekedar diperingati setahun sekali dalam peringatan hari ibu. Namun mengharapkan terciptanya kesadaran untuk selalu ingat akan jasa-jasanya. Lebih jauh lagi, pelukan adalah ajakan untuk selalu mengasihi orang tua kita masing-masing selagi masih mampu karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia ini. Hingga setiap hari kita selalu ingat untuk memeluknya seraya berkata, ”Terima kasih, ibu.”

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. Al Isra: 23)

Jakarta, 15 Nopember 2010
(terinspirasi saat preview video klip single terbaru Haddad Alwi berjudul Ibu)
Foto dari sini
© bang-kit

6 thoughts on “Seberapa Sering Kita Memeluk Ibu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s