Mengapa Tak Ada Yang Ingin Belajar Dariku: Filosofi Batu

Batu

Batu, benda padat yang terbentuk dari berbagai komposisi mineral pun memiliki makna. Batu tercipta melalui proses yang panjang. Terseleksi dari butir-butir pasir yang baik, diproses oleh alam dengan cermat, hingga menjadi padat.

Dari prosesnya, batu mengajarkan kita untuk menjadi manusia yang kuat dan ikhlas meski mengalami berbagai ujian dan cobaan. Kita selalu terikat oleh proses dalam sebuah pencapaian. Karena proses merupakan syarat perubahan.

Selain itu, segala hal yang butuh pencapaian harus dilakukan dengan pengorbanan. Pengorbanan yang diiringi dengan ketawakalan. Berusaha keras mencari rezeki Tuhan. Terus aktif bergerak untuk memberi manfaat dan kebaikan.

Macam-macam bentuk batu, mengajarkan kita untuk menerima segala perbedaan yang diberikan Tuhan dengan penuh rasa syukur. Kekurangindahan dalam wujud fisik bukan penghalang untuk jadi manusia yang rela berkorban. Kekurangan adalah bentuk kekuatan dahsyat yang kasat mata.

Tetapkan komitmen dan jati diri dengan keikhlasan sejati. Arungi samudera kehidupan menuju kesuksesan yang hakiki.

Di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan. (QS. 2: 74)

 

(ditulis 18 April 2010)

© bang-kit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s