Sejauh Mana Kita Mencari?

Mencari

Kita hidup untuk mencari. Berusaha menemukan sesuatu yang baru dan bisa menyenangkan hati. Merasa lelah di tengah pencarian? Itu manusiawi.

Seperti pria dalam gambar. Ia tertidur kelelahan dalam usahanya mencari beberapa baris sinyal telepon selular. Mungkin ia ingin menghubungi keluarga yang dicintainya. Mengabarkan bahwa penyeberangan dari Merak menuju Bakauheni sangat menyenangkan. Dengan langit cerah yang membentang dan laut biru yang mengombak.

Pria itu mengorbankan kenyamanan istirahatnya. Demi mendapatkan sesuatu, demi menyenangkan hati keluarga dan hatinya sendiri.

Kenapa kita sering mengeluh dan menggerutu tidak menemukan apa yang dicari? Karena memang hal yang dicari tidak tersedia atau memang kita tidak berusaha mencarinya sepenuh hati?

Allah lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seijin-Nya, dan supaya kamu dapat mencari sebagian karunia-Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur. (QS. 45: 12)

(ditulis 17 April 2010)

© bang-kit 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s