Filosofi Roti

Menutup hari itu dengan sekelumit pertanyaan yang begitu mengganjal di ruang-ruang otakku. Berkelebat lambaian tangan penuh haru, dan untaian kalimat-kalimat yang kian berpacu. Bolehkah tanya ini kujawab sendiri? Karena Malaikat saja tak pernah tahu apa jawabnya.

***

Roti

Hidup seperti roti, butuh komposisi bahan yang harus dipersiapkan dan ditakar dengan seksama. Tak cukup, komposisi itu harus mengembang. Agar saat keluar dari pemanggang, teksturnya tak merusak selera. Inginnya roti yang baru selesai dipanggang itu tampil sempurna, pun saat dinikmati akan memberikan manfaat tiada tara.

Bisa jadi roti adalah salah satu analogi kehidupan kita. Siapa yang tak ingin menjadi roti: manis, lembut dan berguna bagi kehidupan. Misalkan kita tak peduli pada rasa dan tekstur roti, bisa saja kita memposisikan diri sebagai roti alot, yang tentu saja membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dikunyah, dimengerti dan dipahami kenikmatannya.

Dari selembar roti, membuat kita membayangkan keras dan berliku perjuangan hidup yang kita lalui. Kehidupan yang selama ini diusahakan terkomposisi dengan baik. Bahkan terkadang berbaur dengan kesukaran dan kegagalan. Semakin kita mengunyah sekerat roti, semakin terbayang setiap peristiwa yang pernah dilaluinya, dari yang menyakitkan hingga yang menyenangkan.

Roti membuahkan banyak hikmah. Roti adalah secuil anugerah Tuhan untuk memberi faedah kehidupan.

Semoga Tuhan selalu memberi anugerah-Nya. Pun selalu menunjukkan indahnya kehidupan kepada kita.

Maka apakah faedahnya bagi mereka itu apabila hari kiamat sudah datang? (QS. 47: 18)

(Ditulis pada 31 Maret 2010)

© bang-kit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s